Kamis, 30 Juli 2020
Kamis, 30 Juli 2020
Rabu, 29 Juli 2020
Selasa, 28 Juli 2020
Rabu, 29 Juli 2020
Senin, 27 Juli 2020
Tugas Tema 1 Subtema 2 PB 2
Selasa, 28 Juli 2020
Minggu, 26 Juli 2020
Tugas Tema 1 Subtema 2 PB 1
Senin, 27 Juli 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Jumat, 24 Juli 2020
Rabu, 22 Juli 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Selasa, 21 Juli 2020
Tugas Hari Rabu, 22 Juli 2020
Senin, 20 Juli 2020
Selasa, 21 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Tema 1 Subtema 1 PB 3
Senin, 20 Juli 2020
Jumat, 17 Juli 2020
Materi dan tugas Tema 1Subtema 1 PB 2
Kamis, 16 Juli 2020
Tugas Tema 1 Subtema 1 PB 1
Teman Baru
Kamis, 16 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
Tugas
Selasa, 14 Juli 2020
Tugas Selasa 14 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Minggu, 12 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020
Tema 1 Diriku Subtema 1
Assalamualaikum wr wb
Bagaimana kabar kalian hari ini.
TEMA
DIRIKU
SUBTEMA
AKU DAN TEMAN BARUKU
Kita memiliki teman Teman membuat kita tersenyum.
Teman membuat kita tertawa. Teman menolong kita.
Kita bermain bersama teman.
Kita belajar
bersama teman.
Kita harus
sayang kepada teman.
Terima kasih Tuhan, saya memiliki teman.
Selasa, 07 Juli 2020
Situs Rumah Belajar Kemdikbud Perlu Dikemas Lebih Matang
WPdotCOM, Jakarta — Situs Rumah Belajar yang disediakan Kemdikbud selama ini, perlu dimaksimalkan. Semua itu ditujukan agar di masa pandemi dengan program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), semua elemen pendidikan dapat dengan mudah mengaksesnya.
Anggota Komisi X DPR RI Vanda Sarundajang mengemukakan hal ini saat mengikuti rapat dengar pendapat umum Panja PJJ Komisi X DPR RI secara virtual dengan para pakar pendidikan, Kamis pekan lalu.
“Saya sepakat untuk memanfaatkan secara maksimal platform Rumah Belajar yang disiapkan free dengan memperkaya konten-konten yang sudah ada. Ini sudah mengurangi beban orangtua untuk menyediakan kuota internet,” katanya.
Di situs Rumah Belajar, sudah tersedia konten dan modul bagi para siswa, guru, maupun orangtua. Siswa bisa belajar kapan, di mana, dan dengan siapa pun. Rumah Belajar bisa diakses di belajar.kemdikbud.go.id. Sebelumnya, para siswa belajar melalui akses internet yang ternyata membuat para siswa bosan. Bagi para siswa kurang mampu, sulit mengikutinya karena harus menyediakan pulsa internet.
Kemdikbud Didesak Sejumlah Pihak Selesaikan Peta Pendidikan 2020-2035
WPdotCOM, Jakarta — Komisi X DPR RI mendesak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) agar menyelesaikan dan menerbitkan peta jalan Pendidikan Indonesia 2020-2035 dengan dokumen utuh, termasuk skema evaluasi dan sosialisasi yang melibatkan pemangku kepentingan pendidikan.
“Kami (Komisi X) akan melakukan kajian lebih lanjut terhadap peta jalan pendidikan Indonesia 2020-2035, untuk itu Kemdikbud perlu menyampaikan dokumen peta jalan Pendidikan Indonesia 2020-2035 yang disertai dengan naskah akademik paling lambat akhir tahun 2020,” ungkap Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendy saat membacakan salah satu kesimpulan Rapat Kerja dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Anwar Makarim yang digelar secara virtual, Kamis (2/7).
Komisi X DPR RI juga mendorong Kemdikbud untuk memasukkan substansi peta jalan pendidikan Indonesia 2020-2035 yang relevan ke dalam revisi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
“Peta jalan Pendidikan Indonesia akan menjadi dasar kebijakan pendidikan sampai dengan tahun 2035, maka dokumen wajib dilengkapi dengan dasar hukum dan kajian dalam bentuk naskah akademik,” kata Dede.








































